BPPK Srumbung

BPPK Srumbung Jln Exs SMP Bapendik Desa Jeruk Agung Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang 56483, email: bppksrumbung@gmail.com

Profil



BPPK Kecamatan Srumbung
BPPK Kecamatan Srumbung merupakan BPP Model yang ke 4 di Kabupaten Magelang, BPP Srumbung ini  terletak di Sebelah barat daya Gunung Merapi Tepatnya Dusun Jerukagung Desa Jerukagung Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang dengan luas lahan Kantor BPPK Srumbung Memiliki Luas Total : 2.337 m² terdiri dari :
·        Bangunan Gedung            :           109 m²
·        Luas Halaman                   :           150 m²
·        Luas Lahan Demplot         :           900 m²
·        Luas Kolam                       :           112 m²
·        Luas Lahan salak              :           1000 m²
·        Luas Lahan pekarangan  :           66 m²

Kecamatan Srumbung
Kecamatan Srumbung merupakan daerah yang strategis dengan topografi dataran rendah sampai  dataran tinggi yang berbatasan  sebelah Timur dengan Daerah Istimewa Yogyakarta, sebelah Barat dengan Kecamatan Muntilan dan Dukun, sebelah Selatan  dengan Kecamatan Salam serta sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Boyolali.. Luas wilayah Kecamatan Srumbung adalah 53,18 Km2, terdiri dari 17 desa yang terbagi menjadi 163 dusun, secara rinci terdapat pada tabel berikut :
  

Tabel 1. Nama Desa di Wilayah Kecamatan Srumbung
No
Desa
No
Desa
1
Ngargosoko
10
Mranggen
2
Kemiren
11
Srumbung
3
Kaliurang
12
Kamongan
4
Tegalrandu
13
Banyuadem
5
Ngablak
14
Nglumut
6
Pandanretno
15
Kradenan
7
Pucanganom
16
Jerukagung
8
Bringin
17
Sudimoro
9
Polengan



A.     Penggunaan  Lahan
Luas lahan di Kecamatan Srumbung adalah 5.317 Ha, dengan rincian penggunaan sebagai berikut :
Tabel 2. Luas Wilayah menurut Penggunaan Lahan di Kecamatan Srumbung

No
PenggunaanLahan
Luas (Ha)
1
LAHAN BUKAN SAWAH


Pekarangan/ Lahan Untuk Bangunan & Halaman   Sekitarnya
987

Tegal/ Kebun/ Ladang/Huma
2.080

Kolam/Empang
14

Lahan Yang sementara Tidak Diusahakan
0

Hutan rakyat
0

Hutan Negara
658

Lainnya
256
2
LAHAN SAWAH


Sawah IrigasiTeknis
117

Sawah Irigasi setengah Teknis
51

Sawah Irigasi Sederhana/ Desa/ Non PU
1.138

Tadah Hujan
35

Pasang Surut Lainnya
0
JUMLAH
5.317
Sumber : Katalog BPS Wilayah Kecamatan Srumbung Tahun 2010


B.     Karakteristik Lahan
           1)    Tinggi tempat
Kecamatan Srumbung memiliki sebuah gunung yaitu Gunung Merapi yang berada di ketinggian 2.900 m dpl. Untuk penggolongan tinggi tempat wilayah Kecamatan Srumbung berkisar antara 550m dpl – 750 m dpl dengan penggolongan sbb:
·        Wilayah dengan Ketinggian 400–500 m dpl sebanyak desa (0 %)
·        Wilayah dengan Ketinggian 501 – 700 m dpl sebanyak 17 desa (100%)
·        Wilayah dengan Ketinggian & gt; 700 m dpl sebanyak desa (0%)
Tabel 3. Ketinggian Tempat Desa di Kecamatan Srumbung
No
Desa
Tinggi Diatas Permukaan Laut (meter)
1
Ngargosoko
650
2
Kemiren
650
3
Kaliurang
655
4
Tegalrandu
650
5
Ngablak
645
6
Pandanretno
640
7
Pucanganom
565
8
Bringin
560
9
Polengan
640
10
Mranggen
645
11
Srumbung
643
12
Kamongan
640
13
Banyuadem
640
14
Nglumut
645
15
Kradenan
590
16
Jerukagung
635
17
Sudimoro
635
Sumber : Katalog BPS Wilayah Kecamatan Srumbung Tahun 2010
Hal itu memberikan indikasi bahwa Kecamatan Srumbung memiliki potensi untuk budidaya berbagai jenis tanaman mulai dari dataran rendah maupun dataran tinggi.
2)    Kemiringan lahan
Kemiringan lahan di Kecamatan Srumbung terbagi menjadi :
·     Daerah datar (kemiringan 0 - 15%)meliputi 16 desa meliputi Desa ; Ngargosoko, Kemiren, Tegalrandu, Ngablak, Pandanretno, Pucanganom, Bringin, Polengan, Mranggen Srumbung, Kamongan, Banyuadem, Nglumut, Kradenan Jerukagung, Sudimoro
·     Daerah bergelombang – berbukit (kemiringan 15 – 25 0) meliputi 1 desayaitu desaKaliurang
3)    Tipe tanah
Tipe tanah di Kecamatan Srumbung sebagian besar latosol dan regosol, sebagian lainnya: andosol, mediteran merah kuning dan aluvial. Rata-rata mempunyai kedalaman efektif tanah yang cukup 30 – 90 cm, dengan tekstur tanah sebagian besar sedang dan lainnya bertektur halus dan kasar.
4). Iklim
Tipe iklim Kabupaten Magelang termasuk B1 (Oldeman) dengan curah hujan rata – rata 2.186 mm/tahun dan jumlah hari hujan rata- rata 103 hari. Kelembaban antara 85 – 95 dengan suhu antara 16 - 26 o C.
Dari kondisi sumber daya alam yang ada baik lahan maupun iklim, menunjukan bahwa di Kabupaten Magelang khususnya di KecamatanSrumbungcocok dibudidayakan semua komoditas pertanian, perkebunan, kehutanan, ternak maupun ikan.

Tabel 4. Data CurahHujanKecamatanSrumbung Periode 2010-2012
Bulan/Tahun
2010
2011
2012
mm3
HH
mm3
HH
mm3
HH
Januari
424
21
648
17
398
20
Februari
382
16
358
18
20
18
Maret
311
17
523
23
586
14
April
240
16
275
15
18
14
Mei
578
22
281
13
326
9
Juni
224
12
-
-
14
4
Juli
64
6
---
---
421
1
Agustus
131
9
-
-
14

September
574
23
1
1
159

Oktober
686
21
140
9
9
5
Nopember
522
18
783
25
15
23
Desember
430
19
670
23
4
21
Jumlah
4566
200
3679
144
16133
129
sumber DPU, 2013
5). Luas Panen, Produksi Tanaman, Peternakan, Perikanan dan  Kehutanan  serta Rata-Rata Produksi  Th. 2012
Luaspanen, produksitanaman, dan rata-rata produksi Th. 2012 di Kecamatan Srumbung ditampilkan dalam Tabel 6.
Tabel 5.Luas Panen, Produksi Tanaman  dan Rata-Rata Produksi  Th. 2012
Komoditas
Luas panen
(Ha)
Produksi
(Ton)
Rata-rata Produksi
(Kw/Ha)
Salak
1.628
48.840
300
Padi
1.793
10.579
59
Jagung
342
2.223
65
UbiKayu
107
27.087
253
Kacang tanah
13
1,7
22
Ubi Jalar
901
27.931
310
Cabe
286
20.020
70
Kobis
189,5
16,107,5
85
Sawi
44
3.080
70
Timun
15
225
90
Tomat
39
4.446
114
Buncis
69
4.002
58
Kacang Panjang
91
11.648
120
Sumber :MantriTaniKec. Srumbung 2012


C.        SUMBERDAYA MANUSIA
1.     Penduduk
Jumlah penduduk Kecamatan Srumbung Tahun 2012 sampai bulan Oktober adalah 45.823 jiwa terdiri dari penduduk laki-laki sebanyak 22.815 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 23.008 jiwa dengan jumlah KK 13.624
2. Tingkat Pendidikan
Jumlah  penduduk yang mempunyaitingkat pendidikansampai Tahun 2011 berdasarkan data dari Kantor Kecamatan Srumbung adalah sebagai berikut :
Tabel 6. Jumlah Penduduk Kecamatan Srumbung Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Jenispendidikan
Jumlah Penduduk (orang)
a. Tidak Tamat
b. SD / MI
c.  SLTP
d. SMA
e. Diploma / Akademi
f.   Akta 4, S1
g. PascaSarjana
4.707
11.874
8.718
7.306
  721
520

3.     Kemiskinan dan Pengangguran
Berdasarkan data dari BPS Tahun 2011, jumlah Kepala Keluarga di Kecamatan Srumbung sebanyak 13.624 KK. Dengan penduduk miskinsebanyak 1.477 Kepala keluarga atau 10,8 % terdiri dari KK sangat miskin sebanyak 148  Kepala Keluarga atau 1 %, KK hampir miskinsebanyak 443 Kepala Keluarga atau 3,2 %, dan KK rentan miskin sebanyak 886 Kepala Keluarga atau 6,5 %.

4.     Petani
Jumlah KK tani seluruhnya adalah 12.524 KK, dilihat dari statusnya, terdiri dari: pemilik saja 53 %, pemilik penggarap 24 %, penggarap/penyakap 12  % dan buruh tani 11 %. Dilihat dari luas pemilikan tanah, rata – rata Kemilikan lahan : 0.37 ha per keluarga tani.
E.  SUMBERDAYA EKONOMI
1.     Perbankan
a.     Bank Pasar (capem)               : 1 buah
b.     Bank BRI (capem)                  : 1 buah
c.     Bank BKK                              : 1 buah
d.     KoperasiSimpanPinjam           : 1buah
2.       Pasar
a.     Pasar Umum                          : 3 lokasi
(Pasar bulu, Pasar Srumbung, pasar Ngepos)
b.     Pasar Hewan       :  tidak ada
c.     Pasar Ikan        : 1 buah (Desa Pucanganom)
d.  Packing House    3 Buah (Desa kaliurang, desa kamongan, desa sudimoro)



AKSES PERMODALAN
LKM GAPOKTAN PENERIMA PUAP
NO
GAPOKTAN
DESA
TAHUN
1
MANUNGGAL JAYA
BANYUADEM
2008
2
BANJAR AGUNG
JERUK AGUNG
2008
3
NGUDI LUHUR
KALIURANG
2009
4
NGUDI MULYO
KRADENAN
2009
5
MADUREJO
SUDIMORO
2009
6
RANDU MAKMUR
TEGALRANDU
2009
7
PUCANG MAKMUR
PUCANGANOM
2010
8
NGUDI MAKMUR
SRUMBUNG
2010
9
TANI MANUGGAL
BRINGIN
2011


E.  KELEMBAGAAN PETANI
Di Kecamatan Srumbung terdapat beberapa macam kelembagaan tani, diantaranya yaitu :
1.     Di tingkat desa telah tumbuh kelompok tani baik berdasarkan hamparan maupun domisili sebanyak 13kelompok tersebar di 17 desa, yang terdiri dari kelas kelompok pemula sebanyak 95 kelompok kategori Pemula, 34 kelompok kategori Lanjut,  4 kelompok kategori Madya, dan 1 Kelompok kategori utama
2.     Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Jumlah gapoktan tumbuh sebanyak 17 kelompok yang tersebar di17  desa.
3.     Kelompok Wanita Tani (KWT) baru tumbuh di3desadengan jumlah 3 KWT. Sedangkan kelompok pemuda tani baru terbentuk sebanyak 1 kelompok yang tersebar di 1 desa.
4.     Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang sudah  memiliki Lembaga Keuangan Mikro (LKM) ada9 kelompok yang tersebar di 9 desa.
5.     Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), ada di 17 desa yang terkoordinir dan tergabung dalam kepengurusan KTNA Tk. Kecamatan.
6.     Asosiasi Petani Tingkat KecamatanSrumbungyang dibentuk berdasarkan kesamaan jenis komoditi baru ada 2 yaitu Asosiasi salak Nglumut Organik Magelang (Asnom) dan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI).
7.     Kelembagaan tani untuk komoditas bidang kehutanan di Kecamatan Srumbung yaitu KTHR (Kelompok Tani Hutan Takyat) terdapat 11 kelompok yang tersebar di 4 Desa.
8.     KUBE (Kelompok usaha Bersama) sebanyak 41 Kelompok yang tersebar di 4 Desa
9.     KelompokPokdakanada37kelompok yang tersebar di 14desa.




                                                  DATA GAPOKTAN KECAMATAN SRUMBUNG

                                                          KABUPATEN MAGELANG

N0
DESA
NAMA GAPOKTAN
PENGURUS
KETUA
SEKRETARIS
BENDAHARA
1.
Bringin
Tani Manunggal
Budi Kurniawan
Edy Setiawan
Marjuki
2.
Polengan
Tani Makmur
Yahman
Akhsin Fuadi
Sukamto
3.
Kradenan
Ngudi Mulyo
Suhadi PN
Samsudi
Wibowo
4.
Pucanganom
Pucang Makmur
Drs. Suswanto, YD
Suharmono
Nurjanah
5.
Sudimoro
Madu Rejo
Marju HS
Miyanto
Eko Pramuji Irawan
6.
Kaliurang
Ngudi Luhur
Podo SP
Agustinus Suryono
Supriyanto
7.
Nglumut
Nglumut Makmur
Saudi
Harwoko
Projo Suyono
8.
Kamongan
Luminto
Dwi Erlis Widiatmoko
Supriyanto
Sunarto
9.
Jeruk Agung
Banjar Agung
Kabul Budiyono
Bambang
Muslih
10.
Kemiren
Bumi Lestari
Purwiyadi
Wanto
Bardi Suprapto
11.
Ngablak
Ngudi Barokah
Faat Muslim
Kasihan
Darsin
12.
Pandanretno
Pandan Arum
Sutarwiyanto
Agus Santoso
Supatmanto
13.
Tegalrandu
Randu Makmur
Ahmad Mudrik
Sujud
Agus Triyana
14.
Srumbung
Ngudi Makmur
Hadi suryono
Sutoyo
Asngari
15.
Banyuadem
Manunggal Jaya
Anjar Wiyanto
Irfan
Slamet
16.
Mranggen
Makmur Sejati
YA. Ponidiyantoro
Haryanto
Sutiyo
17.
Ngargosoko
Ngargosoko
Harto
Purwanto
Suhadi


PETANI BERPRESTASI / ANDALAN
NO
NAMA
ALAMAT
KOMODITAS
PRESTASI
TAHUN
1
Suwanto
Kaliurang
Salak
Juara  I Tk jateng
2007
2
H Juwari
Kamongan
Salak
Juara  I Tk jateng
2008
3
Sutriyanto
Kaliurang
Salak
Juara II  Tk Jateng
2010
4
Haryanto
Kaliurang
Salak
Juara III Tk Jateng
2010
5
Nurohim
 Kaliurang
Manggis
Juara  III Tk  Jateng
2010
6
Sukandar
Kaliurang
Manggis
Juara I  TkJateng
2013
7
Renno
Kaliurang
Salak
Juara  I Tk jateng
2013



















































MENUMBUHKEMBANGKAN KEPEMIMPINAN,
KEWIRAUSAHAAN DAN KELOMPOK TANI



No
Kelas Kelompok Tani
Jumlah
1
Kelompok Tani Pemula
95
2
Kelompok Tani Lanjut
34
3
Kelompok Tani Madya
5
4
Kelompok Tani Utama
1


KELEMBAGAAN PENYULUHAN PEMERINTA
Lembaga penyuluhan di Kabupaten Magelang telah berdiri sejak tahun 1997, dengan nama Balai Informasi Penyuluhan Pertanian (BIPP) denganSK Bupati Nomor 188.4/148 Kep/05/1997. Pada tahun 2002 BIPP keberadaanya diperkuat dengan Perda No. 3 Tahun 2002 menjadi KIPPK (Kantor Informasi Penyuluhan pertanian dan Kehutanan).
Berdasarkan PP. 8 Tahun 2004, Pemerintah Kabupaten Magelang telah melakukan pembaharuan SOT, dengan Perda No. 33 Tahun 2004KIPPK adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Lembaga ini diperbaharui kembali dengan Peraturan Daerah Nomor 33 Tahun 2008 menjadi Badan Pelaksana Penyuluhan dan KetahananPangan (BPPKP).
Tugas pokok BPPKP adalah melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan spesifik daerah di bidang pelaksanaan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan serta ketahanan pangan.
Kelembagaan ditingkat kecamatan adalah Balai Penyuluhan Pertanian dan Kehutanan (BPPK) sedangkan di tingkat desa penyuluhan diselenggarakan oleh Gabungan Kelompok Tani.
Balai Penyuluhan Pertanian dan Kehutanan (BPPK) melaksanakan tugas pokok BPPKP dalam pelayanan informasi, penyelenggaraan penyuluhan pertanian, perikanan, perkebunan, dan kehutanan, Bio farmaka tingkat desa dan kecamatan, dengan melaksanakan tujuh fungsi yaitu:
1.     Menyusun programa dan rencana kerja penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan.
2.     Menyediakan dan menyebarkan informasi teknologi dan pasar.
3.     Mengembangkan teknologi spesifik lokal melalui kajian-kajian dan menjalin kemitraan dengan peneliti, penyuluh, petani dan LSM.
4.     Memfasilitasi terselenggaranya kegiatan belajar bagi petani,
5.     Menumbuh-kembangkan kelembagaan petani,
6.     Menyelenggarakan forum-forum pertemuan bagi petani, penyuluh dan pelaku agribisnis lainnya,
7.     Menyelenggarakan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian dan kehutanan di tingkatdesadan tingkat kecamatan.

G.  KETENAGAAN PENYULUHAN
Ketenagaan penyuluh di BPPK Kecamatan Srumbung Tahun 2012 
 terdiri dari Pejabat  fungsional umum PNS berjumlah 6 orang dan Tenaga Harian Lepas -Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) berjumlah 8 orang.

 

 








PENYULUH DAN BPPK BERPRESTASI





NO
NAMA
PRESTASI
TAHUN
KET
1
SUPRIYANTO,A.Md
JUARA II
1992
TK. JATENG
2
NURCHAMID
JUARA HARAPAN  II
2006
TK.NASIONAL
3
YP. SUNARDI, SP
JUARA II
2011
TK.KABUPATEN
4
SUTARTO, A.Md
JUARA II
2012
TK.KABUPATEN
5
BPPK Srumbung
JUARA III
2011
TK.KABUPATEN
6
BPPK Srumbung
JUARA I
2012
TK.KABUPATEN
 

H.  SARANA DAN PRASARANA PENYULUHAN
BPPKKecamatanSrumbung telah miliki 1 gedung kantor, 14 unit meja kerja,4 unit meja rapat,kursi lipat 50unit, 1 unitlemari arsip, 1 unit meja kursi tamu. Sebagai penunjang mobilitas petugas penyuluhan, BPPK telah memiliki 6 unit  sepeda motor dinas, computer 2 unit, printer 1 unit, laptop 1 unit, LCD 1 unit, danalat PUTS 3 unit dan PH meter 3 unit, 5buah BWD .


Tidak ada komentar :

Posting Komentar